Rabu, 30 Januari 2019

SISTEM PENGENDALIAN SDM


Definisi Luas Perencanaan Sumber Daya Manusia
Secara luas, perencanaan sumber daya manusia didefinisikan para ahli sebagai proses yang dijalankan oleh manajemen melalui departemen atau bagian dalam suatu organisasi atau perusahaan untuk mendapatkan sejumlah tenaga kerja yang berkualifikasi dalam pekerjaan guna lebih menjamin organisasi memiliki tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan, jabatan, dan pekerjaan yang tepat pada waktu yang tepat.

Manfaat Perencanaan Sumber Daya Manusia
Perencanaan sumber daya manusia memang dibutuhkan demi tercapainya tujuan organisasi atau perusahaan.
Tentunya terbentuknya perencanaan sumber daya manusia memberikan beberapa manfaat.
Misalnya adalah perusahaan memperoleh informasi mengenai tenaga kerja yang akan digunakan sebagai dasar pengembangan atau promosi dan pembinaan sumber daya manusia di masa yang akan datang.

Tujuan Perencanaan Sumber Daya Manusia
Tujuannya sendiri semata-mata untuk meningkatkan efektivitas peningkatan perencanaan sumber daya manusia demi menjawab secara proaktif segala tanggung jawab sosial dan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam persaingan global.


Mengenal Sistem Perencanaan Sumber Daya Manusia

Perencanaan sumber daya manusia memiliki sistem yang terdiri dari 3 kegiatan, yaitu:
  1. Prakiraan SDM/pegawai
  2. Penyusunan program kepegawaian
  3. Evaluasi dan kontrol

Untuk lebih jelasnya ketiga poin tersebut akan dijabarkan lebih lanjut di bawah ini:

#1 Prakiraan SDM/Pegawai

Tujuan dari tahap pertama ini antara lain untuk dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut:
  1. Berapa jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk suatu jenis pekerjaan atau suatu unit kerja?
  2. Seperti apa jenis pegawai yang dibutuhkan?
  3. Berapa jumlah pegawai yang dipekerjakan untuk suatu jenis pekerjaan atau suatu unit kerja?
  4. Berapa jumlah pegawai yang akan pensiun dari suatu unit kerja?
  5. Berapa jumlah pegawai yang dapat mengisi kekosongan suatu jabatan, dan lain sebagainya?

Prakiraan SDM sebenarnya dimulai dengan menentukan kebutuhan akan SDM (labor demand) bagi sebuah organisasi. Umumnya banyak faktor yang akan mempengaruhi penentuan ini, dan faktor internal memegang peranan penting dibandingkan faktor eksternal.
Mari kita lihat kenapa bisa begitu:
Sebagai contoh, kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan (faktor eksternal) tidak bisa dijadikan patokan dalam penentuan kebutuhan SDM, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan pekerjaan ini.
Karena tidak mungkin merekrut sebanyak-banyaknya tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan, maka digunakan faktor internal, misalnya seberapa besar beban kerja dan berapa orang yang dibutuhkan untuk menanggung beban tersebut dalam batas kemampuannya.
Edwin B. Filippo mengungkapkan bahwa peramalan akan kebutuhan SDM dapat dibagi menjadi jangka panjang dan jangka pendek.
Adapun sebuah metode Delphi yang membuat proyeksi kebutuhan SDM jangka panjang dengan mempertimbangkan beberapa faktor berikut:
  • Rencana kegiatan perusahaan jangka panjang.
  • Kependudukan (demografi).
  • Perekonomian
  • Kecenderungan teknologi yang mempengaruhi pekerjaan yang tersedia.
  • Kecenderungan sosial.

Sedangkan dalam peramalan jangka pendek, biasanya faktor yang perlu dipertimbangkan adalah:
  • Jadwal dan anggaran produksi.
  • Pemindahan atau penutupan pabrik.

Untuk menentukan jenis pegawai yang dibutuhkan, maka digunakan metode tertentu, yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan.
Namun karena bisa dibilang sangat sulit meramalkan kebutuhan SDM dengan tepat, maka biasanya peramalan tersebut bersifat perkiraan saja.
 SUMBER:
https://www.finansialku.com/sistem-perencanaan-sumber-daya-manusia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar