Setiap Pekerja pasti mengharapkan
kompensasi dari perusahaan yang memperkerjakannya sebagai balas jasa atas
pekerjaan mereka. Bagi Perusahaan, suatu sistem kompensasi yang baik dan
efektif akan dapat lebih mudah untuk memperoleh dan mempertahankan karyawan yang
dibutuhkannya. Jadi pada hakikatnya, Sistem Kompensasi yang baik akan dapat
menguntungkan keduabelah pihak baik bagi Karyawan itu sendiri maupun bagi
Perusahaan yang menerapkannya. Hubungan antara Perusahaan dan Karyawan pada
dasarnya adalah hubungan yang saling menguntungkan atau biasanya disebut dengan
hubungan Simbiosis Mutualistis.
Secara sederhana, Kompensasi (compensation)
dapat kita definisi sebagai segala sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai
balas jasa atas hasil kerja mereka. Kompensasi yang diberikan perusahaan kepada
karyawannya dapat berupa Uang maupun pemberian materil (benda)/Fasilitas
ataupun kesempatan berkarir yang lebih baik. Pemberian uang dapat berupa Gaji,
pemberian Bonus, pembagian laba, upah lembur kerja, komisi penjualan, Insentif
dan tunjangan, sedangkan pemberian Materil (benda) dan Fasilitas dapat berupa
menyediakan Tempat tinggal, Transportasi atau mobil, dan Saham perusahaan.
Seperti yang disebutkan sebelum, sebuah paket
kompensasi yang baik akan dapat menarik dan mempertahankan karyawannya. Seorang
Karyawan mengharapkan Kompensasi yang adil untuk dapat menutupi biaya hidup
dasarnya dan dapat menyisihkan sebagian pendapatan tersebut untuk tabungan dan
keperluan rekreasi.
Tujuan Kompensasi dalam Manajemen SDM
Setiap Kegiatan yang dilakukan pasti memiliki
tujuan yang ingin yang dicapainya, demikian juga sistem kompensasi yang
diterapkan oleh perusahaan. Berikut ini adalah beberapa Tujuan yang ingin
dicapai dari Pemberian Kompensasi:
- Memperoleh Karyawan yang
bermutu dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
- Mempertahankan Karyawan yang
ada sekarang.
- Menghargai Prestasi Kerja,
Produktivitas dan Loyalitas Karyawan.
- Menjamin Keadilan.
- Mengendalikan biaya-biaya
terutama pada biaya-biayarekrutmen dan pelatihan yang dikeluarkan saat
adanya pergantian karyawan.
- Memenuhi peraturan-peraturan
pemerintah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya Kompensasi
Menurut Prof. DR. H. Edy Sutrisno, M.Si dalam bukunya
yang berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (2016:199) mengemukakan bahwa besar
kecilnya kompensasi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya Kompensasi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
- Tingkat biaya hidup
- Tingkat Kompensasi yang
berlaku di perusahaan lain.
- Tingkat Kemampuan perusahaan
- Jenis pekerjaan dan besar
kecilnya tanggung jawab
- Peraturan perundang-undangan
yang berlaku
- Peranan Serikat Buruh.
https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-kompensasi-dalam-manajemen-sumber-daya-manusia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar